Generasi Baru Fordima 24

Hari Sabtu tanggal 13 Januari 2018, masi di awal tahun.  Pagi ini begitu terasa spesial, alam pun seakan begitu bergembira dan memberi sinar hangatnya. Seolah-olah semesta pun mengucapkan selamat datang kepada Fordima Muda Generasi ke 24. Selamat Datang, kalian adalah orang-orang yang suda di tunggu sejak lama dan kalian adalah orang yang Allah pilih dari sekian ribu pemuda lainnya  untuk mendapatkan amanah yang begitu mulia, yaitu melanjutkan estafet Dakwah yang merupakan warisan dari para Nabi. 24 tahun suda Ldk Fordima  berdiri dikampus tercinta Politeknik Negeri Lhokseumawe, tentu bukan waktu yang singkat. Perjuangan yang telah di lalui oleh para pendahulu untuk membawa Fordima menjadi lebih baik hingga sampai sekarang, dan kini tidak lama lagi kalianlah wahai para pemuda Generasi baru Fordima selanjutnya yang akan menggantikan posisi kami sebagai pemeran utama dalam menyebarkan kebaikan di Masyarakat Kampus.


Kami percaya, pilihan Allah tidak pernah salah. Kalian adalah pemuda-pemudi yang begitu tangguh. Badai pasti akan menghampiri kalian wahai pemuda, tetapi kami yakin kalian dapat melalui nya. Akan banyak nantinya yang akan kalian hadapi, mulai dari masalah yang begitu kompleks, menerima dengan sabar karekter teman yang berbeda-beda dan masi banyak lagi, tapi janganlah khawatir. Karena Allah selalu bersama orang-orang yang tidak pernah berputus asa. Bukan soal berapa kali kita pernah terjatuh, tapi berapa kali kita bangkin kembali.
Tuhan menaruhmu di tempat yang sekarang, bukan karena kebetulan. Orang yang hebat tidak di hasilkan dari kemudahan, kesenangan, dan kenyamanan. Mereka di bentuk dari kesukaran, tantangan dan air mata.     Dahlan Iskan.
Fordima adalah sebuah wadah yang di bentuk pada tahun 1993 yang bercita-cita menciptakan Masyarakat yang Madani dan ini adalah tanggung jawab kita bersama sebagai Mahasiswa yang suda menuntut ilmu di perguruan tinggi yang katanya suda menjadi orang-orang yang terdidik. Kini harapan dan cita-cita ini akan kami serahkan kepada kalian untuk melanjutkan perjuangan ini tidak lama lagi, maka bersiap- siaplah untuk menerima amanah dan tanggung jawab ini.

Sejarah telah mencatat bagaimana kontribusi pemuda dari masa ke masa, pemuda adalah aset yang mahal dan tak ternilai harganya. Kemajuan maupun keburukan juga sangat bergantung oleh pemuda yang menjadi tokoh utama dalam perannya dalam melakukan suatu perubahan. Gunakan setiap potensi, jangan sampai kita menyia-nyiakan masa keemasan yang saat ini sedang kita miliki. 



Previous
Next Post »