Assalamu'alaikum wr.wb.
Hy guys apa kabar, gw harap lo semua dalam keadaan baik-baik aja. Hari ini gw lanjut nulis lagi tentang apa yang gw alami sehari-hari dan semoga dapat menjadi pelajaran untuk teman-teman yang membaca, karena kita juga dapat belajar dari pengalaman orang lain hingga kita tidak melakukan kesalahan yang sama. Ok guys tanpa memper panjang mukatdimah lagi gw langsung aja ke permasalahannya.
Pagi ini gw bangun dengan menderngar suara jeritan anak kecil yang berumur 2 tahun di samping rumah gw, anak itu menangis begitu kerasnya hingga batuk-batuk, gw gk tega gitu ngeliatnya. Yuk di simak cerita dari anak ini.
Ada seorang pasangan yang baru menikah sekitar 3 tahun yang lalu dan sekarang mereka mempunyai seorang anak perempuan yang cantik yang baru berumur 2 tahun, sejak dari kandungan ibunya anak ini begitu di manjakan oleh ayahnya, hampir setiap hari di bawa pergi jalan-jalan dan membeli makanan dan vitamin yang bergizi untuk si anak yang masi dalam kandungan itu.
Setelah anak ini lahir apapun di beli untuk si bayi ini dan seiring dengan meranjaknya umurnya si anak terus di manja dan hampir selalu di bawa jalan-jalan oleh orang tuanya hingga ia hampir selalu ingin pergi jalan-jalan, ia menangis kalau tidak di turuti kemauannya untuk jalan-jalan dan satu kebiasaan lagi yang di biasakan oleh orang tuanya yaitu sering di gendong hingga sampai saat ini selalu ingin di gendong. Kalau gw lihat anak ini cerdas, di umurnya yang 2 tahun ini banyak hal yang suda ia mengerti, gw juga sampai terheran-heran gitu guys. Gw sering dengar kalau anak ini sering di bentak oleh ibunya karena tidak patuh, karena sering meminta jalan-jalan dan di gendong. gw sangat sering melihat di menangis histeris dan itu selalu membuat gw gak tega sama tu anak. dia seakan tumbuh menjadi anak yang tertekan dan sering menangis, entah seperti apa keadaan mentalnya dari kecil suda mulai di bentak-bentak. Gw sedih banget kalau ngeliat raut di wajahnya, dari kecil uda sering di bentak-bentak oleh orang tuanya. Kalau menurut gw orang tuanyalah yang telah membuat ia seperti itu. Bukan salah ia karena minta jalan-jalan dan bukan salah ia kalau sekarang selalu ingin di gendong, karena orang tuanya sering membiasakan itu dan gw paling gak setuju kalau tu anak dari sejak kecil uda di bentak-bentak yang nantinya akan membawa lebih banyak keburukan dalam hidup si anak.
Kalau kita membahas masalah anak memang tak ada habisnya guys, gw sangat perihatin dengan masalah anak-anak sekarang dan gw juga tau kita di besarkan dengan cara yang berbeda-beda, ada di antara kita yang di besarkan dengan penuh kelembutan dan kasih sayang keluarga, ada yang hidup dalam kekerasan, ada yang hidup dengan kesepian dan banyak lainnya. Anak seperti kertas putih ketika di lahirkan dan orang tuanyalah yang menulis di kertas putih itu, jadi tergantung dari orang tua yang mengajarkan, ada juga anak yang tumbuh dengan sendiri tanpa orang tua di samping nya, gw kagak bisa bayangin guys tapi akhirnya mereka tumbuh menjadi orang yang kuat. Tapi ada juga kejadian seorang wanita juga, dulu dia di ajarkan dengan kekerasan oleh ibunya hingga ketika ia punya anak ia juga mempraktikkan seperti ia dulu di besarkan. Seharunya ia belajar dari kehidupannya dan mengajar anaknya dengan baik. Memang kalau kita bercerita tentang anak dan kehidupan memenag tak ada habis-habisnya guys.
Gw sangat berharap buat pasangan-pasangan yang mau menikah maupun yang suda menikah, belajarlah bagaimana mendidik seorang anak, kareana menikah tidak hanya sekedar cinta tapi kita juga harus punya ilmu bagaimana membina rumah tangga dan mendidik anak pastinya. Anak-anak butuh kasih sangang dari orang tuanya, perhatian, kasih sayang dan pemahaman dari orang tuanya, maka dari itu buat kalian calon ibu nanti belajar memang sangat di butuhkan, jangan berpikir kalian tidak belajar dengan baik karena berpikir nanti akan ke dapur juga, tidak hanya dapur tapi kalian mempunyai tanggung jawab yang besar untuk keluarga dan anak-anak kalian pastinya. Maka belajar itu sangat penting kawan, generasi yang baik di masa depan membutuhkan seorang ibu yang kuat, berwawasan, ilmu agama yang mumpuni dan tau mengajari anak dengan baik dan juga buat kami para laki-laki yang akan menjadi pemimpin keluarga juga membutuhkan ilmu kalau ingin menjadi keluarga yang samara. Jadi sangat di anjurkan mencari wanita yang berkualitas untuk di jadikan istri begitu juga dengan wanita sangat harus menjadi suami yang bisa membimbing kalian dan kelaurga maka dari itu mari sama-sama kita belajar dan menjadi berkualitas untuk membina rumah tangga yang berkualitas pula. Agar kejadian-kejadian kekerasan terhadap anak, istri dan perceraian berkurang di Negeri tercinta kita ini.
Gw yang nulis ini bukanlah orang yang paling paham dengan semunya guys, tapi gw hanya ingin perubahan untuk kita semua terutama gw sendiri, sorry juga kalau tulisan gw ngaur kemana-mana dan gw buat ini bukan mau menjelek-jelekkan siapapun tapi gw hanya ingin kesadaran dari kita semua para pemuda untuk membuat hari esok lebih baik.
Sign up here with your email

ConversionConversion EmoticonEmoticon